Maiko Business Trip

March 3, 2018

 

 

Setelah beberapa tahun saya menjadi Maiko (舞妓), saya mendapat banyak kesempatan untuk melakukan dinas ke beberapa tempat seperti Tokyo, Sendai, Kyushu, bahkan dinas ke luar negri.

 

Sebagai seorang Maiko, dinas itu rasanya seperti pindah rumah. Kita harus membawa banyak sekali barang dimuali dari bermacam-macam kimono, Hakomakura (箱枕, bantal tidur khusus untuk menjaga tatanan rambut Maiko), Okobo (sepatu khusus untuk Maiko), dan masih banyak lagi. Belum lagi setiap barang ini berukuran besar!

 

Ngomong-ngomong soal barang bawaan, Shamisen (三味線 gitar tradisional Jepang) dan alat intrumen lainnya ini sering menjadi masalah. Alat musik ini terbagi dari tiga bagian dan disimpan dalam kotak kusus. Terkadang benda ini suka terlihat seperti senapan ketika di scan melalui sinar X ketika di bandara.

Terlebih pada saat itu tidak banyak Maiko yang sudah bisa fasih berbahasa inggris. Cukup sulit bagi kami ketika harus menjelaskan barang bawaan yang dicurigai ini. Pada akhirnya kita memakai gerak-isyarat terlihat aneh. Bahkan kalau terpaksa untuk menjelaskan dalam bahasa Inggris, logat kami terdengar sangat aneh. 

 

Masalah juga terjadi ketika kami harus memesan makanan. Salah satu rekan Maiko saya terpaksa harus makan jus jeruk dan roti lapis selama 3 hari karena cuman nama makanan itu saja yang bisa ia sebutkan.

 

Kasur juga menjadi salah satu musuh kami setiap pergi dinas keluar negri. Kasur di beberapa negara ini sangat tinggi sehingga kami kesulitan untuk naik. Kami berupaya sekuat tenaga untuk naik tapi dampaknya malah tatanan rambut kami jadi berantakan. Waktu mandi juga kami tidak tahu cara memakai showernya sehingga kepala kami malah ikut juga tersiram.

 

Ada juga kisah menarik ketika kami ingin membeli oleh-oleh. Pada saat itu saya ingin membeli seragam pramugari Singapore airlines untuk teman saya. Ternyata dia sama sekali tidak menyukainya. Saya jadi teringat pengalaman pahit ini setiap melihat seragam ini di lemari baju saya.

 

Mengenang masa-masa ini memang agak konyol tapi saya menikmati setiap momen tersebut.

 

Beniko

Please reload

Kimono Rental Yumeyakata​

〒600-8104 128

Manjujicho, Shimogyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto Japan
info@yumeyakata.com

  • penyewaan kimono kyoto
  • sewa kimono kyoto
  • kimono kyoto murah
  • penyeawaan kimono kyoto
  • sewa kimono kyoto

Telepon       +8175-354-9110 (Bahasa Inggris/Bahasa Indonesia)
FAX             +8175-354-8506
Libur           12/31~1/3
Jam Kerja   10:00 ~ 18:30
(Jam terakhir kunjungan 17:00/TEL ~18:30)

Tutup tanggal 31 Desember-3 Januari (Pengembalian jam 17.00 pada tanggal 30 Desember)

About Us / Privacy

Copyright © 2002-2016Yumeyakata. all rights reserved.